Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Wednesday, May 8, 2013

Decision

aku sudah membuat keputusan...
aku sudah memilih...
semoga pilihanku merupakan pilihanMu, Tuhan...
tetapi jika tidak, segera tarik aku, Tuhan. Sekeras apa pun, dengan cara apa pun...

Tuesday, February 5, 2013

Late ~



Tembok yang hampir sempurna terpasang dihancurkan begitu saja.
Buatnya 2 tahun loh..tak tahukah kamu betapa susahnya??
You destroy it slowly...slowly but surely...

Don’t you know, you’re late?? Too late...
It looks like there is a hope...but you can’t change my commit now...
even you have change, even you look perfect in every people eyes...
Please take a time..please be patiently .
I’m not like I was.

Everyone told me that my desicion is wrong. But, trust me, I won’t regret it...
Time was Change~

Saya berdoa, semoga kamu dipersiapkan Tuhan untuk saya.” – you

Tuesday, September 25, 2012

P.S


~from someone to someone~

“I’m so sorry for come to your life..
I’m sorry for change your life..
I’m sorry for lettin’ you know about my life..
I’m sorry for giving you a hope..
I’m sorry for being nice to you..
I’m sorry for teaching you about many things..
I’m sorry for make you busy with my problem..
I’m sorry for make you like this now...
I’m sorry...

I’m not a good person, because I’ve been like this twice. . .
I did a same mistake, you know...
I just forget about my life limits and many things beside me that you don’t know...
I always think; “it will gonna be okay..I just take a little step.”
But now, it just go to far...far far away, and it’s not good. .

I’m sorry for being rude like this...”

~from someone to someone~

Monday, September 24, 2012

For you, my friend...


It’s about my friend...my close friend.
Kami berteman sejak kelas 1 Sma. Dia bocah dan selalu bertindak aneh, konyol..
But he always can make me laugh even I want cry. When others not recognize me, he always come to me and say “iriiniriin..jangan nangiss, senyum dong.hehehe” –sambil menggerak-gerakkan seluruh badannya seperti cacing kepanasan.
Dia baik, polos dan bisa diandalkan asal ada makanan
Hidupnya sangat labil dan susah ditebak. Tidak mau mendengarkan kata orang lain adalah keahliannya. Kalopun dia mendengarkan, dia akan melakukannya dengan terpaksa, tapi tetap dengan alasan “supaya kamu senang” :)
Dia pendengar yang baik, tapi bukan pemberi solusi yang baik...karena dia selalu mainmain -,-
Selalu berada dalam keadaan netral adalah kebiasaannya.
The best moment I have with him is ketika yang lain tidak mendengarkan aku, dia satu-satunya yang mendengarkan dan melakukan, I’m touched. And I just said to GOD “God, You must do a miracle in his life...no matter what happen.”
Dan mujizat itu benarbenar terjadii 2 bulan kemudian... :)

Mencari ‘teman hidup sementara’ adalah pekerjaan sambilannya. Dan saya selalu berusaha untuk menjaga agar dia tidak salah pilih. 1-2 kali aku gak suka, dengan alasan perbedaan...yang ke-3 aku mendukung dan aku berusaha membantu, tapi berhenti di tengah jalan karena satu dan lain hal.
Yang terakhir, sampai saat ini? Jujur aku gak suka, dan dia tau...untuk yg satu ini, dia tidak pernah mendengarkan nasehatku, tidak merespon lebih tepatnya.
Meskipun aku udah di surabaya, aku selalu menanyakan hal sama dan menasehatkan hal yg sama...kenapa? because they just go to far...and I know it’s not good.
Ketakutanku terbukti, mereka sekarang telah berakhir...awalnya aku senang, dan dia tau aku senang.
Awalnya aku pikir dia baik-baik saja, seperti biasanya, seperti kejadian sebelum-sebelumnya...tetapi tidak.
Aku salah besar.
Dia tidak baik-baik saja. Dia tidak meresponku, dia marah karena aku senang. Dia stress, dia putus asa, dia depresi. Ini terjadi seperti yang aku takutkan dulu...lebih tepatnya, ini terjadi lagi dihadapanku. NOOO.
Aku belum pernah melihatnya seperti ini..miris aku melihatnya.
Aku disini hanya bisa berdoa, “God, give him strength, give him Your miracle once again...”

I can’t be with you there, I can’t cheer you up there...but I pray for you here, frend...always .

Thursday, December 8, 2011

5 Second...

aku tau hari ini hari kamis,
aku tau hari ini perpus akan rame dengan maba,
dan aku tau, kalo aku berada di perpus sekitar jam 11, aku akan bertemu dengannya...

udah 3 minggu ini aku tidak melihatnya..bukan dia tidak ada, tapi aku memang sengaja untuk tidak melihatnya.
kenapa? karena aku sedang (berusaha) membecinya.
oke, mungkin tidak seburuk itu..tapi ya begitulahh (opo seeh riin)

aku terpaksa datang jam 9 ke perpus, untuk apa? biasanya sih untuk melihatnya..tapi kali ini gak ada niat sama skali kok. aku hanya diminta mengajari salah satu temanku..
oke, singkat cerita...Dia-yang namanya tidak boleh disebut-lewat tepat di hadapanku.
and then..when I look him, he look back at me. Our eyes meet each other (oh NO!)
1...2...3...4...5
yeah, only 5 second. just 5 second, and he passed throug the stairs...

what will he think??
I just missed when he smile at me...